Langsung ke konten utama

Postingan

Polisi akan tambah pengamanan sidang Ahok

Sang Legendaris, Jakarta -  Polda Metro Jaya berencana memperbanyak jumlah personel saat mengamankan sidang perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. "Kami akan PAM sidang berikutnya lebih banyak (petugas)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (22/4/2017). Argo mengatakan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah menggelar sidang agenda tuntutan yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap terdakwa Basuki. Argo mengimbau seluruh elemen masyarakat harus menerima dengan tuntutan yang disampaikan JPU karena tidak ada yang dapat mengintervensi hukum. "Tuntutan harus kita legowo tidak ada yang bisa melakukan intervensi hukum buat situasi tidak baik," ujar Argo. Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menyatakan Polda Metro Jaya akan tetap menunggu surat pemberitahuan dari elemen masyarakat yang akan berunjuk rasa sa...

Kuasa Hukum : yang meresahkan itu Buni Yani atau Ahok?

Sang Legendaris, Jakarta -  Tim Penasihat Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, I Wayan Sudirta mengatakan keresahan kasus penistaan agama diakibatkan oleh Buni Yani. Sebab, kegaduhan terjadi setelah adanya postingan yang diunggah Buni Yani di media sosial. Menurut Wayan, kejadian terjadi setelah 10 hari Ahok berkunjung di Kepulauan Seribu pada 27 September 2017. "Sebenarnya yang meresahkan itu Buni Yani apa Ahok. Kata jaksa, Buni Yani yang meresahkan masyarakat​, karena dia memotong kata pakai dalam unggahannya, dia penyebab semua," kata Wayan di kawasan Jalan Proklamasi, Jakarta Barat, Jumat (21/4/2017). Dalam kasus ini, Wayan juga mempertanyakan siapa korbannya. "Setiap laporan harus ada korban dan korbannya itu nyata atau tidak. Sebuah kasus pidana harus jelas, siapa yang jadi korban, kalau umat muslim, muslim yang mana ataupun ulama juga yang mana," papar dia. Karena itu, Wayan mengatakan bahwa Mantan Bupati Belitung Timur tersebut layak b...

Ahok tunggu janji Anies tutup Alexis

Sang Legendaris, Jakarta -  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku menantikan realisasi janji pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Anies Baswedan-Sandiga Uno terkait penutupan Hotel Alexis. Pada kampanye Pilkada DKI 2017, Anies-Sandiaga menegaskan akan menutup seluruh tempat prostitusi di Jakarta, termasuk Hotel Alexis, jika terpilih sebagai gubernur. "Justru gue mau tunggu dia tutup," kata Ahok singkat di Balai Kota, Jumat (21/4/2017). Alexis adalah nama sebuah hotel, selain juga tempat hiburan ternama di wilayah Pademangan, Jakarta Utara. Sebelumnya Ahok mengatakan penutupan Alexis tidak dilaksanakan belum selama dia menjabat kursi DKI 1 hingga Oktober 2017. "Tanya Gubernur baru saja," kata Ahok. Sebelumnya, Ahok beberapa kali mengatakan ia tidak punya wewenang untuk menutup Hotel Alexis, Jakarta Utara. Menurut Ahok, penutupan tempat hiburan yang melanggar aturan harus ada bukti. "Kalau yang prostitusi belum ...

Bunga dan kerumunan warga sambut Ahok di Balai Kota pagi ini

Sang Legendaris, Jakarta -  Sebuah karangan bunga bertuliskan "Pak Ahok We Love You" terpampang di samping pendopo Balai Kota Jakarta pada Jumat (21/4/2017) pagi. Karangan bunga ini sebagai dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta itu, usai sidang tuntutan dugaan penistaan agama dan Pilkada DKI 2017. Tak hanya itu, dukungan juga diberikan oleh ratusan warga yang menunggu Ahok di pendopo Balai Kota Jakarta. Seperti biasa, sejak pagi tadi, pendopo kembali riuh dengan ratusan warga yang ingin mengadu atau sekadar berswafoto dengan Basuki Tjahaja Purnama. Bedanya, ratusan warga ini membawa mawar untuk diberikan ke Ahok. Florence, warga Kebon Jeruk, mengaku sengaja membawa puluhan mawar untuk dibagikan di pendopo Balai Kota Jakarta. "Saya sengaja bawa mawar dalam rangka Hari Kartini dan kasih semangat ke Pak Ahok," ujar Florence di Balai Kota Jakarta, Jumat. Saat Ahok tiba, warga yang sudah menanti langsung mengerumuni. Warga tidak hanya berfoto, beberapa membe...